Tampilkan postingan dengan label tips kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips kesehatan. Tampilkan semua postingan

21 Oktober 2012

Cara Menangani Batuk


Batuk secara spontan merupakan salah satu pertahanan tubuh terbaik. Hembusan udara saat batuk membersihkan bahan asing dari saluran udara. Asap, polusi udara, makanan yang sengaja terhirup, atau iritasi saluran napas lainnya dapat memicu batuk.

Bila Anda demam, lendir dari hidung bisa mengalir ke saluran napas (postnasal drip) dan memicu refleks untuk batuk.

Jika paru-paru Anda sesak, batuk dapat mengeluarkan dahak dan lendir. Jenis batuk "produktif" sangat membantu dalam membersihkan paru-paru. Anda tidak harus memancing batuk produktif dengan obat.

Berikut adalah beberapa penyebab umum batuk:

* Merokok dapat membunuh sel-sel lapisan saluran napas sehingga Anda tidak dapat mengeluarkan lendir secara normal. Batuk kronis perokok adalah bukti iritasi terus-menerus dari saluran udara.
* Infeksi virus dapat menyebabkan batuk yang biasanya menghasilkan lendir kuning atau putih. Antibiotik tidak berguna untuk mengobati infeksi virus. Batuk ini dapat berlangsung dalam waktu beberapa hari.
* Infeksi bakteri dapat menyebabkan batuk yang biasanya menghasilkan lendir berkarat atau hijau. Lendir tampak seperti itu mengandung nanah. Dokter dapat meresepkan antibiotik untuk mengobati infeksi bakteri. Dokter menggunakan "pneumonia" istilah yang berarti infeksi bakteri paru-paru, tetapi label yang sama dapat diterapkan untuk infeksi paru-paru lainnya, lebih atau kurang serius. Jangan panik jika Anda mendengar kata itu.

Cara Mencegah Batuk

* Jika Anda seorang perokok, maka berhenti atau kurangi. "Batuk perokok" yang kering adalah sinyal bahwa paru-paru Anda terus-menerus terganggu.
* Minum 8 sampai 10 gelas air sehari.

Perawatan di Rumah untuk Batuk:

* Minum banyak air. Air membantu untuk melonggarkan lendir dan menenangkan tenggorokan yang teriritasi.
* Batuk tetes dapat menenangkan tenggorokan teriritasi.
* Untuk batuk yang disebabkan oleh iritasi karena menghirup-asap, debu atau polutan- hindari terpaan secara langsung atau gunakan masker pernafasan,.
* Batuk yang disebabkan virus dapat berlangsung sampai sepuluh hari dan sering menjadi lebih buruk di malam hari. Tinggikan kepala Anda pada malam hari dengan bantal tambahan. Gunakan obat yang mengandung dekstrometorfan untuk membantu Anda lebih tenang pada saat batuk kering sehingga Anda bisa tidur.

20 Oktober 2012

Tips Mencegah Flu


Habis panas hujan, panas lagi, hujan lagi. Cuaca yang sangat tidak menentu dewasa ini membuat penyakit flu dengan gampang menyerang siapa saja, tidak peduli anak-anak ataupun orang dewasa. Oleh karena itu kita harus selalu menjaga daya tahan tubuh kita agar selalu terhindar dari segala penyakit
Ada beberapa tips mencegah flu dan masuk angin yang bisa anda lakukan:
  1. Untuk mencegah tersebarnya kuman penyakit maka rajin-rajinlah mencuci tangan dengan sabun, terutama sebelum makan.
  2. Perbanyaklah minum air putih minimal 8 gelas sehari agar keseluruhan sistem dan daya tahan tubuh terjaga dengan baik.
  3. Keluarkan ingus yang ada, jangan dihirup kembali, agar racun tidak mengendap di dalam tubuh kita.
  4. Apabila kehujanan, cepatlah ganti baju (berpakaian hangat) dan makan-makanan yang hangat-hangat.
  5. Perbanyaknya mengkonsumsi makanan sehat, sayur-sayuran dan buah-buahan.
  6. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut
  7. Hindari kontak langsung dengan penderita flu, pilek dan batuk.
  8. Istiratlah dengan cukup
  9. Minum susu.
  10. Minum Vitamin C untuk meningkatkan daya tahan tubuh kita.

mengatasi kembung pada bayi

Bayi dapat mengalami kembung ketika minum susu karena udara ikut tertelan dan mengumpul di perut yang membuat perut bayi tidak nyaman. Gas dalam perut bayi harus segera dikeluarkan agar bayi kembali nyaman dan tenang.

Gas penyebab kembung dalam perut bayi tersebut akan keluar dengan sendirinya ketika bayi bersendawa. Kebanyakan bayi akan kesulitan untuk bersendawa, mengingat bersendawa merupakan hal yang baru baginya, oleh karena itu Anda perlu membantu bayi agar dapat bersendawa.

Seperti dilansir whattoexpect, Jumat (19/10/2012) berikut cara yang dapat Anda lakukan untuk membantu bayi mengeluarkan gas penyebab kembung dalam perutnya:

1. Menyusui bayi dengan posisi yang tepat
Posisikan kepala bayi agar lebih tinggi dari perutnya ketika sedang menyusui, tujuannya adalah agar udara lebih mudah dipisahkan dari air susu. Air susu yang masuk ke perut bayi akan membuat udara naik ke kerongkongan dan membuat bayi lebih mudah bersendawa.

Hal ini juga berlaku ketika Anda sedang menyusui bayi dengan botol. Pegang botol dengan posisi miring agar gelembung udara dalam botol susu tidak ikut masuk ke mulut bayi.

2. Memangku bayi tepat di bagian perutnya
Jika bayi terus-terusan rewel karena perutnya yang kembung dan tidak kunjung bersendawa, cobalah untuk menempatkan perut bayi di pangkuan Anda. Hal ini akan memberikan tekanan ekstra pada perut bayi dan membantu bayi bersendawa.

3. Berikan pijatan lembut pada perut bayi
Anda tidak dapat memaksa bayi untuk terus-menerus mencoba bersendawa. Berikan waktu kepada bayi untuk istirahat, kemudian cobalah untuk memangku bayi kembali tepat di bagian perutnya. 

Jika hal ini tidak kunjung berhasil, Anda dapat memberikan pijatan lembut pada perut bayi selama waktu istirahat. Hal ini tidak hanya membantu menenangkan bayi, tetapi juga dapat membantu memberikan tekanan agar bayi segera bersendawa.

P E N G U M U M A N NOMOR : 810/         /2020 Dalam rangka memenuhi kebutuhan SDM, Puskesmas Cilongok I Dinas Kesehatan Kabupaten B...