24 Juli 2014

Review Penggunaan SIJARIEMAS dan SIGAPKU

Alur sistem rujukan yang dipelopori oleh program EMAS meliputi sistem rujukan berkelanjutan yang menggunakan media server di masing-masing Rumah Sakit yang ditunjuk, program ini telah bejalan hampir 3 tahun belakangan.
Dalam pelaksanaannya terdapat berbagai kendala yang seharusnya harus segera diatasi agar dalam pelaksanaannya dapat tercapai secara maksimal, untuk mencari solusi atas permasalahan tersebut maka diadakan pertemuan antara Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas dan EMAS Kabupaten Banyumas bersama bidan di Aula Puskesmas I Cilongok.
Diantara permasalahan yang muncul antara lain :
1. Format sms rujukan yang terlalu rumit menurut sebagian bidan
2. Jawaban dari server sijariemas menurut bidan puskesmas sering terjadi kesalahpahaman misal tujuan RS yang dimaksud
3. Jawaban (respon time) dari sms rujukan yang terlalu lama dari pihak rumah sakit


Menanggapi hal tersebut maka pihak Dinas Kesehatan melalui penanggung jawab IT dalam hal ini diwakili oleh Bapak Anton Ari Wibowo, SKM, M.Kes menjabarkan solusi dari kendala di atas
1. Format rujukan apabila dalam keadaan sangat mendesak bisa diganti dengan format yang lebih simpel tanpa menggunakan tanda pagar yaitu bisa diganti dengan tanda "," (koma)
2. Tujuan rujukan bisa disetting di prioritas rujukan dalam hal ini menunjuk pada RS yang menjadi tujuan utama, apabila masih terjadi kesalahan yang dimaksud bisa jadi disebabkan error di server
3. respon time yang lama memang masih menjadi kendala yang sering dikeluhkan oleh tenaga kesehatan dalam hal ini bisa menggunakan layanan telepon dulu baru kemudian lewat sms, hal ini mungkin dikarenakan kesibukan yang terjadi di ruang IGD RS yang menjadi tujuan rujukan serta belum adanya petugas khusus yang bekerja melayani sistem SIJARIEMAS


Menurut dr. Dyah Retnani Basuki selaku penanggung jawab kabupaten Banyumas sistem rujukan SIJARIEMAS sangat bermanfaat dalam pertukaran informasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan KIA dalam hal ini jumlah persalinan yang dirujuk, alasan merujuk, serta dapat diketahui AKI/AKB jika terjadi. beberapa hal yang disampaikan beliau merunut tentang sejarah diadakannya SIJARIEMAS, manfaat serta kendala sepertu yang disebutkan. Beliau juga menegaskan bahwa apabila 10 menit setelah pengiriman sms rujukan tidak ada jawaban maka diharapkan bidan tersebut untuk menghubungi pihak RS agar segera diketahui ada tidaknya ruangan untuk pasien, kemudian beliau menghimbau agar segera dikalkulasi jumlah rujukan lewat SIJARIEMAS dan disinkronkan dengan jumlah rujukan yang tertera di Buku rujukan yang ada di VK untuk mengetahui pemanfaatan sistem SIJARIEMAS. Jika ada perbedaan dalam angka nanti bisa dikaji permasalahan yang dihadapi agar pemanfaatannya bisa optimal.

Tidak ada komentar: