15 Oktober 2014

Kegiatan P2 di Puskesmas Ketanggungan Kabupaten Brebes

Kegiatan Pendampingan Klinis ke 2 di Kabupaten Brebes memasuki hari kedua, sesuai dengan TOR yang disepakati maka Tim EMAS Puskesmas 1 Cilongok mendapatkan tugas pendampingan ke Puskesmas Ketanggungan, menurut pengamatan perjalanan yang ditempuh memerlukan waktu kurang lebih 1 jam dari penginapan karena ketanggungan merupakan wilayah barat bagian selatan kabupaten Brebes. 

Tim EMAS cilongok kali ini harus berpisah dengan anggota lain dikarenakan salah satunya ditugaskan untuk mendampingi tim mentor Kabupaten Cilacap dalam hal ini tim mentor Puskesmas Cimanggu yang baru pertama kali ditugaskan untuk melaksanakan mentoring, alasannya untuk menambah pengalaman ilmu dari tim mentor Kabupaten Banyumas dalam hal ini Cilongok. Tim EMAS cimanggu dalam hal ini mendapatkan tugas ke Puskesmas Salem.



Setelah melakukan perjalanan kira-kira 1 jam akhirnya kami sampai di Puskesmas Ketanggungan, dari depan tampak gedung Puskesmas yang masih baru, menurut informasi baru dibangun pada tahun 2013. Karyawan Puskesmas Ketanggungan menyambut baik kedatangan kami.
Kegiatan awal yang dilakukan langsung mengadakan survei lokasi ke masing-masing bagian untuk melihat langsung kekurangan yang ada dari segi tata kelola klinis sambil mendengar keluhan serta masalah yang dihadapi. kemudian tim melakukan assesment terhadap penilaian instrumen untuk masing-masing tool yang didasarkan pada standar penilaian EMAS.


setelah selesai karyawan diikutsertakan dalam pemaparan pelayanan PONED di aula setempat yang dalam hal ini disampaikan oleh dr. Novita Sabjan sertak direncanakan dilaksanakan drill emergency untuk mengetahui kemampuan bidan dalam penanganan kegawatdaruratan.

Dari hasil penilaian yang telah dilakukan terdapat beberapa temuan yang harus segera ditindaklanjuti oleh Puskesmas Ketanggungan di antaranya :
1. tidak adanya daftar tilik kelengkapan troli emergency
2. tidak adanya jadwal pemeriksaan kebutuhan instrumen dalam troli baik neonatal maupun maternal.
3. masih blm tersedianya obat-obatan serta perlengkapan dalam troli yang dimaksud padahal barang tersebut sebenarnya ada di lemari penyimpanan.
4. peralatan dan perlengkapan kegawatdaruratan sudah mencapai lebih dari 80%
5. tidak adanya wastafel untuk cuci tangan petugas baik di UGD VK maupun di ruang nifas, meskipun di ruang bersalin sudah ada.
6. kurang lengkapnya toolkit peralatan di ambulans
7. penggunaan APD yang masih kurang efisien
8. kebersihan dan kerapian ruangan yang masih sangat kurang

Tidak ada komentar: